Artikel

5 Produk Rempah Bubuk Paling Banyak Dicari di Marketplace Tahun Ini

5 Produk Rempah Bubuk Paling Banyak Dicari di Marketplace Tahun Ini

by Admin | 28 September 2026 | Bumbu Rempah Tunggal

Mencari ide produk untuk dijual online? Rempah Bubuk bisa menjadi salah satu kategori yang menarik untuk diperhatikan. Produk seperti lada, kunyit, ketumbar, jahe, hingga kayu manis memiliki penggunaan yang cukup luas, baik untuk memasak maupun kebutuhan minuman dan olahan lainnya.

Melihat beberapa listing marketplace Indonesia yang tersedia saat artikel ini dibuat, sejumlah rempah bubuk menunjukkan aktivitas penjualan yang cukup menarik. Namun, angka penjualan marketplace dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda antara toko, ukuran kemasan, harga, serta merek.

  1. Lada Bubuk

    Lada bubuk atau merica bubuk termasuk produk yang mudah ditemukan di marketplace. Fungsinya cukup luas, mulai dari bumbu masakan rumahan, marinasi, sup, hingga kebutuhan usaha kuliner.

    Pada beberapa listing Shopee yang terpantau, produk lada putih bubuk kemasan 1 kg tercatat mencapai 2RB+ terjual, sementara produk lada bubuk lainnya juga menunjukkan penjualan dalam jumlah ratusan.

    Karakter produk yang sederhana dan penggunaannya luas membuat lada bubuk cukup mudah dipahami oleh konsumen.

  2. Kunyit Bubuk

    Kunyit bubuk banyak digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan olahan tradisional. Bentuk bubuk juga membuatnya lebih praktis dibanding harus mengolah kunyit segar sebelum digunakan.

    Salah satu listing kunyit bubuk 1 kg yang terpantau di Shopee mencatat 2RB+ terjual, sementara listing lain juga menunjukkan adanya transaksi untuk ukuran kemasan berbeda.

    Bagi calon penjual, produk ini dapat dikembangkan dengan beberapa pilihan ukuran untuk menyesuaikan target pasar.

  3. Ketumbar Bubuk

    Ketumbar merupakan salah satu rempah yang cukup dekat dengan kebutuhan memasak sehari-hari. Dalam bentuk bubuk, penggunaannya praktis untuk marinasi, bumbu gorengan, masakan berkuah, maupun berbagai resep rumahan.

    Pada salah satu toko marketplace yang diamati, ketumbar bubuk kemasan 1 kg tercatat 2RB+ terjual.

    Potensi produknya juga tidak hanya untuk konsumen rumah tangga. Kemasan yang lebih besar dapat diarahkan untuk kebutuhan warung makan, katering, atau pelaku usaha kuliner.

  4. Jahe Bubuk

    Jahe bubuk memiliki pasar yang sedikit berbeda karena penggunaannya tidak hanya untuk masakan. Produk ini juga sering dipasarkan untuk kebutuhan minuman seperti wedang atau olahan herbal.

    Salah satu toko rempah di Shopee mencatat produk jahe merah bubuk sebanyak 687 terjual, sedangkan jahe bubuk reguler pada toko yang sama tercatat lebih dari seratus penjualan.

    Ini menunjukkan bahwa satu jenis rempah dapat memiliki beberapa segmen penggunaan sekaligus.

  5. Kayu Manis Bubuk

    Kayu manis bubuk juga menarik karena dapat digunakan untuk makanan maupun minuman. Selain sebagai bumbu, karakter aromanya membuat produk ini banyak dikaitkan dengan berbagai olahan seperti kue, minuman, dan dessert.

    Pada listing yang diamati, kayu manis bubuk murni tercatat 619 terjual.

    Artinya, peluang produk rempah tidak selalu berasal dari bumbu dapur utama. Rempah dengan penggunaan spesifik pun dapat memiliki pasar tersendiri.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Produk Rempah di Marketplace?

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa produk rempah bubuk memiliki beberapa keunggulan untuk dikembangkan sebagai produk jualan:

  • Mudah dipahami manfaat penggunaannya.
  • Dapat dijual dalam berbagai ukuran kemasan.
  • Memiliki target konsumen rumah tangga maupun bisnis kuliner.
  • Bisa dikembangkan menjadi brand dengan positioning tertentu.
  • Dapat dipasarkan melalui marketplace, reseller, maupun toko offline.

Namun, angka penjualan sebuah produk tidak otomatis berarti produk tersebut pasti menguntungkan. Harga bahan baku, kemasan, biaya produksi, margin, biaya marketplace, dan strategi pemasaran tetap perlu dihitung.

Jika tertarik membangun brand rempah sendiri tanpa harus memiliki fasilitas produksi, Anda bisa mempelajari juga Cara Memulai Usaha Lengkuas Bubuk Tanpa Punya Pabrik Sendiri. Sementara untuk memahami sisi harga jual, pembahasan Cara Menentukan Harga Jual Produk Pala Bubuk Agar Tetap Untung juga bisa menjadi referensi.

Rempah Bubuk Bisa Menjadi Awal untuk Mengembangkan Brand

Lima produk di atas bukan berarti satu-satunya pilihan. Tren pencarian dan penjualan marketplace terus berubah sehingga riset sederhana sebaiknya dilakukan secara berkala sebelum menentukan produk.

Yang terpenting, pilih rempah berdasarkan kebutuhan pasar yang ingin dituju, kemampuan produksi, harga jual, serta konsep brand yang ingin dibangun. Dengan perencanaan yang matang, Rempah Bubuk tidak hanya menjadi komoditas yang dijual ulang, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk dengan identitas dan nilai jual sendiri. Jika Anda ingin mengeksplorasi peluang membangun brand rempah, kunjungi website Maklon Bumbu & Rempah dan konsultasikan kebutuhan maklon Anda dengan CS untuk mendapatkan gambaran proses produksi yang sesuai.

Ingin Punya Brand Bumbu & Rempah Sendiri?
Kami membantu produksi bumbu & rempah siap jual mulai dari formulasi,
produksi hingga pengemasan dengan brand Anda.